KABARKOLAKAUTARA.COM – Ribuan peserta yang terdiri dari perangkat desa dan masyarakat memadati kawasan Taman Kompleks Masjid Agung Lasusua pada Minggu pagi (11/1/2026). Mengenakan pakaian serba putih, massa mengikuti kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan yang berlangsung semarak ini dilepas langsung oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., didampingi Wakil Bupati H. Jumarding, SE. Kehadiran dwitunggal pimpinan daerah ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah kabupaten dalam merangkul desa sebagai garda terdepan pembangunan.
Rute jalan sehat mengambil titik start dari jalur dua Taman Masjid Agung, menyusuri jalur by pass Polres Kolaka Utara, melintasi lampu merah Samsat, Bundaran Suawindu, dan berakhir kembali di titik semula.
Tak hanya sekadar olahraga, Bupati Nur Rahman Umar menegaskan bahwa Hardesnas merupakan momentum krusial untuk merefleksikan peran desa.
“Desa adalah fondasi utama pembangunan daerah. Melalui peringatan Hari Desa Nasional ini, kita ingin memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan desa,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.
Kekompakan terlihat jelas saat unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga lembaga kemasyarakatan berjalan beriringan sejauh beberapa kilometer.
Selain jalan sehat, antusiasme peserta semakin memuncak saat sesi senam bersama dan pengundian doorprize. Bagi pemerintah daerah, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah silaturahmi untuk meleburkan sekat antara birokrasi kabupaten dan desa.
Peringatan Hardesnas di Kolaka Utara tidak berhenti di sini. Pemerintah Kabupaten telah menjadwalkan upacara resmi sebagai puncak peringatan pada tanggal15 Januari 2026 mendatang di Lapangan Aspirasi Lasusua.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemkab Kolaka Utara berharap dapat memicu semangat baru bagi seluruh pemerintah desa untuk mewujudkan tata kelola desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing demi kesejahteraan masyarakat Bumi Patowonua.






