KABARKOLAKAUTARA.COM – Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA) menggelar aksi lingkungan di Puncak Gunung Bota, Kecamatan Porehu. Sejak tanggal 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, delapan anggota MAPALA melakukan misi rehabilitasi hutan dan pembersihan jalur pendakian.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi jalur pendakian yang mulai mengalami kerusakan serta ancaman tanah longsor.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah penanaman bibit pohon di titik-titik kritis. Para pendaki yang terdiri dari Hardianto, Kausar Rusdin, Ardiansyah, Muh. Arif, Amsar, Elsa, Riksal Rivaldi, dan Abrar Husairi, membawa bibit jati lokal dan jati putih untuk ditanam di sepanjang jalur yang terdampak longsor.
“Kami memilih jati lokal dan jati putih karena daya tahannya yang baik untuk memperkuat struktur tanah di area yang mulai terkikis,” ujar Hardianto, yang akrab disapa Bram, selaku Ketua MAPALA UMKOTA.
Selain menanam pohon, tim juga melakukan penyisiran sampah di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak. Upaya ini membuahkan hasil berupa tumpukan sampah plastik dan limbah pendaki lainnya yang kemudian dibawa turun dan diserahkan secara resmi kepada pihak Polsek Batu Putih untuk diproses lebih lanjut.
Kegiatan ini membawa pesan kuat bagi komunitas pendaki dan masyarakat setempat mengenai pentingnya etika di alam bebas.
“Alam Kolaka Utara adalah warisan kita bersama. Kami berharap aksi kecil ini bisa memicu kesadaran yang lebih besar bagi para pendaki untuk selalu membawa pulang sampahnya dan menjaga kelestarian hutan kita,” tambah Bram.






