Jalur lintas Sulawesi Tenggara (Sultra) – Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya di wilayah Desa Bahari, Kecamatan Tolala, kembali menjadi sorotan akibat serangkaian kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini.
Menanggapi kondisi tersebut, Kasat Lantas Polres Kolaka Utara, IPTU Ariq Septiadi, mengeluarkan imbauan tegas bagi para pengguna jalan guna menekan angka kecelakaan di titik rawan tersebut.
Beberapa titik pendakian seperti Tanjakan Laleko, Seruni, dan Tanjakan Sarimi dikenal memiliki karakteristik medan yang sangat berat. Kombinasi tanjakan super terjal, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang sangat licin saat hujan seringkali membuat kendaraan kehilangan kendali atau mengalami selip ban.
Dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir, tercatat sudah ada tiga kejadian menonjol di lokasi tersebut. Pada akhir Desember, Truk pemuat pipa terjun ke jurang, disusul truk bermuatan besi terguling pada awal Januari, hingga truk Fuso gagal menanjak, mengakibatkan istri sopir meninggal dunia setelah mencoba menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan pada 17 Januari lalu.
IPTU Ariq Septiadi menegaskan bahwa wilayah Tanjakan Laleko dan sekitarnya telah ditetapkan sebagai daerah rawan kecelakaan (Laka). Mengingat medan pegunungan yang ekstrem.
Olehnya itu, pihaknya menekankan beberapa poin utama bagi pengendara, diantaranya Cek Kelayakan Kendaraan, terkhusus Roda 6 ke Atas.
“Mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan besar. Kami imbau sopir selalu mengecek kondisi ban untuk menghindari selip, serta memastikan sistem pengereman berfungsi optimal,” ujar IPTU Ariq.
Selain itu, ia mengimbau untuk waspadaan ekstra bagi pelintas baru. Data kepolisian menunjukkan rata-rata korban adalah sopir yang baru pertama kali melintasi jalur tersebut. Pengendara yang belum mengenal medan diminta tidak memaksakan kendaraan, terutama saat cuaca hujan.
Selain medan yang berat, wilayah ini juga terkendala sinyal komunikasi yang buruk, sehingga koordinasi saat keadaan darurat menjadi sulit.
Sebagai bentuk pencegahan, Polres Kolaka Utara telah memasang baliho peringatan di berbagai titik strategis. Selain itu, personel dari Polsek Tolala dan Polsek Batuputih telah diinstruksikan untuk mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan.
“Kami meminta seluruh pengendara untuk mengutamakan keselamatan di atas kecepatan. Kenali medan, cek kendaraan, dan tetap waspada,” tutup IPTU Ariq Septiadi.






