Harga Ayam di Kolaka Utara Tembus 80 Ribu Rupiah Per Ekor, Dinas Perdagangan Ungkap Pemicunya

KABARKOLAKAUTARA.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga ayam potong (ayam kota) di Kabupaten Kolaka Utara terpantau naik. Saat ini, harga di tingkat pedagang dilaporkan telah menembus angka Rp80.000 per ekor, sementara data Dinas Perdagangan mencatat harga mencapai Rp30.000 per kilogram.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kolaka Utara, Abu Bakri, mengungkapkan bahwa fenomena kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di wilayahnya, melainkan merata di seluruh kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Menurut Abu Bakri, kendala utama yang memicu kenaikan harga adalah tingginya biaya produksi, khususnya pakan ternak. Bahkan daerah yang memiliki basis peternakan seperti Kota Kendari pun mengalami keluhan serupa.

Kondisi ini diperparah dengan posisi Kolaka Utara yang selama ini sangat bergantung pada pasokan dari luar provinsi.

“Kita di Kolaka Utara ini memang masalah, karena tak satupun di sini ada peternak. Kita semua disuplai dari Sulawesi Selatan,” ujar Abu Bakri saat memberikan keterangan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan kajian lebih mendalam untuk mencari solusi jangka panjang terkait ketergantungan pasokan ini.

Meskipun harga ayam mengalami fluktuasi, Abu Bakri memastikan bahwa stok bahan pokok lainnya di Kolaka Utara dalam kondisi aman.

Memasuki bulan ramadhan, Dinas Perdagangan telah berkoordinasi secara internal dengan Dinas Ketahanan Pangan dan mitra terkait untuk menyelenggarakan Pasar Murah. Meski masih menunggu kepastian anggaran akibat penyesuaian kebijakan fiskal daerah, pihaknya tetap optimis program ini bisa berjalan.

“Kami targetkan paling tidak 3–4 hari menjelang puasa sudah bisa dilaksanakan pasar murah, sebagai upaya menekan lonjakan harga,” ungkapnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena ketersediaan barang diprediksi mencukupi hingga hari raya Idulfitri.

“Sampai hari ini ketersediaan bahan pokok masih stabil dan diperkirakan cukup sampai Idulfitri. Dalam waktu dekat kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek,” tutup Abu Bakri.