Atasi Kelangkaan BBM di Kolut, Dinas Perdagangan Pantau Distribusi di SPBU

KABARKOLAKAUTARA.COM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di Kabupaten Kolaka Utara, khususnya di Kota Lasusua, mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Dinas Perdagangan (Disdag) kini turun tangan memperketat pengawasan di sejumlah SPBU untuk mengurai kemacetan dan mencegah praktik penimbunan.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kolaka Utara, Abu Bakri, mengungkapkan bahwa kekosongan stok di sejumlah titik disebabkan oleh keterlambatan pasokan dari depot BBM di Kolaka selama dua hari terakhir.

“Baru kemarin sore mobil tangki masuk dan langsung kami pantau. Kondisi ini diperparah dengan stok di SPBU Ponggiha yang dilaporkan minus pasokan hingga 10 hari ke depan untuk jenis Pertalite,” ujar Abu Bakri, Selasa (27/1/2026).

Selain faktor distribusi, Disperindag mengendus adanya praktik pembelian BBM secara berulang oleh oknum tertentu. Hal ini diduga menjadi salah satu pemicu utama cepat habisnya stok di SPBU.

Adapun beberapa poin Utama pengawasan Disperindag diantaranya, Pemilik SPBU dilarang melayani kendaraan yang mengisi BBM lebih dari satu kali dalam sehari, Disperindag mengancam akan menindak serius jika ditemukan unsur kesengajaan menyalurkan BBM ke luar daerah atau praktik “main mata” antara petugas SPBU dan pengecer.

Disperindag Kolut juga akan melibatkan pihak kepolisian untuk mencegah pengisian menggunakan jeriken atau kendaraan dengan tangki modifikasi.

Menghadapi situasi ini, Disdag tidak ingin gegabah dalam meminta penambahan kuota ke Depot Kolaka. Abu Bakri menegaskan perlunya kajian mendalam untuk memastikan apakah kelangkaan murni karena lonjakan jumlah kendaraan atau adanya “permainan” di lapangan.

“Kami akan menyurati pihak depot untuk mempertanyakan distribusi dan kuota Februari-Maret. Namun, semua harus dikaji dulu agar tepat sasaran,” tambahnya.

Kondisi SPBU Terkini di Kota Lasusua:

SPBU Watuliu (Mulai Masuk): Antrean masih terpantau padat.

SPBU Pitulua (Mulai Masuk): Pengawasan diperketat untuk Pertalite & Pertamax.

SPBU Ponggiha (Kritis):Pertalite kosong hingga 1 Feb,Pertamax dipasok dari Kendari mulai besok.