KABARKOLAKAUTARA.COM – Jaringan Relawan Indonesia Kolaka Utara (JaRIKU) kembali membuktikan dedikasinya dalam dunia sosial-pendidikan. Melalui program unggulan Sekolah Relawan (SR) Jilid IX, JaRIKU sukses menggelar rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Tinuna, Kecamatan Porehu, yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (30/1/2026) hingga Minggu (1/2/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan relawan ini didominasi oleh kalangan mahasiswa yang antusias menyalurkan jiwa sosial mereka. Meski berlokasi di wilayah yang minim akses internet, semangat para relawan justru semakin membara untuk membaur dengan masyarakat setempat dan anak-anak desa.
Sekolah Relawan diisi dengan berbagai program diantaranya, kegiatan indoor sebagai Persiapan mental dan materi bagi relawan baru sepekan sebelum terjun ke lapangan. Kegiatan Belajar Bermain (KBB), Edukasi kreatif yang melibatkan anak-anak sekolah di Desa Tinuna. Kegiatan Bersama Masyarakat (KBM), sebagai ajang silaturahmi dan sosialisasi langsung untuk mempererat hubungan emosional dengan warga, dan ahad Ceria sebagai penutup yang diisi dengan outbound dan permainan hiburan, menciptakan tawa bersama antara relawan dan anak-anak.
Salah satu cerita menarik datang dari Muh. Ikmal, relawan baru yang terjun langsung dalam kegiatan ini. Baginya, keterbatasan jaringan internet di Desa Tinuna bukanlah hambatan, melainkan berkah yang mempererat solidaritas.
“Selama kegiatan 3 hari 2 malam ini memberikan banyak hal menarik. Salah satunya tidak adanya sinyal internet. Tapi ini bukan masalah besar, karena ternyata hidup tanpa internet semenyenangkan itu. Kita bisa lebih fokus melihat senyum teman-teman relawan dan anak-anak,” ungkap Ikmal.
Ikmal juga menambahkan bahwa sambutan hangat warga Desa Tinuna menciptakan atmosfer positif yang harmonis. Ia merasa bersyukur dapat berkontribusi dalam lingkungan yang penuh semangat kebersamaan.
Menutup rangkaian kegiatan, Ilyas berharap agar Sekolah Relawan terus menjadi wadah yang konsisten dalam menebar kebaikan.
“Harapan saya, SR tetap mementingkan solidaritas antar-relawan dan terus bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Kabupaten Kolaka Utara. Semoga ini tetap menjadi kegiatan yang selalu dinanti-nantikan selanjutnya,” pungkas Ikmal.
Dengan berakhirnya Jilid IX ini, JaRIKU kembali meninggalkan jejak positif di pelosok Kolaka Utara.






