KENDARI – Kontingen pencak silat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anoa Championship II Tahun 2026. Meski berstatus sebagai pendatang baru di ajang nasional, para atlet Kolut sukses membawa pulang total 17 medali dari kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 1–3 Mei 2026, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dalam ajang bergengsi tersebut, IPSI Kolaka Utara yang menurunkan kombinasi atlet kategori Usia Dini (SD), Pra-Remaja (SMP), hingga Dewasa, berhasil mengumpulkan rincian medali sebagai berikut:
6 Medali Emas
6 Medali Perak
5 Medali Perunggu
1 Penghargaan Atlet Terbaik
Kepala Bidang Olahraga Dispora Kolaka Utara, Andi Selle Anwar, yang mendampingi langsung para atlet di Kendari, mengaku sangat terharu dengan pencapaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa awalnya partisipasi ini hanya ditargetkan untuk menambah jam terbang atlet.
“Intinya, saya selaku Kabid merasa bangga dan terharu melihat semangat anak-anak kita yang notabene perdana kita turunkan di event nasional ini. Ini adalah prestasi yang luar biasa yang sebenarnya kami tidak berharap banyak saat berangkat, karena semata-mata hanya mencari pengalaman,” ujar Andi Selle.
Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, khususnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), atas dukungan penuh yang diberikan.
“Harapan saya kedepan, dengan pengalaman yang didapat ini, anak-anak dari Kabupaten Kolaka Utara insya Allah akan mampu bersaing bahkan hingga tingkat internasional. Yang terpenting adalah dukungan pemerintah kedepan agar prestasi anak-anak kita bisa lebih baik,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, pelatih silat kontingen Kolaka Utara, Askar, menyatakan rasa puasnya atas dedikasi para atlet di gelanggang. Menurutnya, potensi atlet lokal Kolaka Utara sangat besar untuk berbicara banyak di level yang lebih tinggi jika terus diberikan ruang kompetisi.
“Saya selaku pelatih sangat puas atas raihan medali yang didapatkan anak-anak didik saya. Kedepan, kami akan terus melakukan pembinaan kepada seluruh atlet pencak silat di Kolaka Utara,” kata Askar.
Askar juga memberikan apresiasi khusus kepada Kadispora, Kabid Olahraga, serta Ketua SMI, Adi Putra, yang terus memberikan motivasi dan dukungan moril maupun materil selama masa persiapan hingga pertandingan usai.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga bela diri di Kolaka Utara, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet sejak usia dini hingga dewasa telah berada di jalur yang tepat untuk mencetak prestasi di masa depan.






