Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka sukses menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Kolaka Berkelanjutan: Peran Stakeholder dalam Tata Kelola Sumber Daya Alam Sektor Pertambangan untuk Instrumen Pendidikan Daerah” di Auditorium USN Kolaka. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, legislatif, dunia usaha sektor pertambangan, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, akademisi, hingga insan media. Kehadiran para pihak tersebut bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam mendorong tata kelola sumber daya alam yang berorientasi langsung pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kolaka.
FGD ini diselenggarakan sebagai inisiatif nyata dari BEM USN Kolaka untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan berdiskusi secara mendalam mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Mahasiswa bergerak bukan hanya sebagai penyampai aspirasi, melainkan juga sebagai motor penggerak kolaborasi yang mampu menyatukan berbagai kepentingan demi menghasilkan solusi konkret untuk kemajuan daerah.
Salah satu capaian utama dari dialog ini adalah disepakatinya Berita Acara Hasil Forum Group Discussion BEM USN Kolaka. Berita acara tersebut memuat komitmen bersama seluruh peserta forum untuk membentuk Forum Kolaborasi Multistakeholder dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Kolaka. Wadah ini nantinya akan berfungsi sebagai pusat koordinasi, perumusan kebijakan, serta penguatan sinergi dalam merancang berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan daerah. Berdasarkan kesepakatan tertulis yang ditandatangani, pembentukan forum kolaborasi ini ditargetkan dapat direalisasikan dalam jangka waktu paling lama satu bulan ke depan.
Komitmen bersejarah ini ditandatangani oleh berbagai unsur strategis daerah, di antaranya Bupati Kolaka, Rektor USN Kolaka, Ketua DPRD Komisi III Kabupaten Kolaka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka, serta Kepala BAPPEDA Kabupaten Kolaka. Dari sektor industri pertambangan, komitmen didukung penuh oleh PT ANTAM, PT Vale Indonesia, PT IPIP, dan PT CNI. Sementara dari unsur pemuda, akademisi, dan publik, penandatanganan juga dilakukan oleh Ketua MPM USN, Ketua BEM USN, perwakilan Organisasi Kepemudaan, Ketua BEM USIMAR, perwakilan media, serta akademisi USN.
Melalui kesepakatan tersebut, seluruh pemangku kepentingan menyatakan kesiapannya untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam mengoptimalkan kontribusi sektor pertambangan terhadap dunia pendidikan. Forum ini diharapkan dapat menjadi instrumen komunikasi, koordinasi, sekaligus pengawasan bersama agar pemanfaatan potensi besar daerah benar-benar memberikan dampak signifikan bagi generasi masa depan. Ketua BEM USN Kolaka, Andi Adrian B., menegaskan bahwa kolaborasi yang terjalin hari ini merupakan investasi terbaik bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Kolaka, sekaligus menjadi fondasi utama menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.






