11 Tahanan Polres Kolaka Utara Kabur, Kapolres Pimpin Langsung Pengejaran

Sebanyak 11 tahanan Polres Kolaka Utara melarikan diri dari ruang tahanan pada Kamis, 2 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 WITA. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran intensif yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kolaka Utara untuk menangkap kembali para pelarian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tahanan diduga kuat melarikan diri dengan cara menggergaji besi ventilasi di bagian atas ruang tahanan. Setelah berhasil membuat celah yang cukup, mereka memanjat ke atap gedung menggunakan selang air sebelum akhirnya meloloskan diri dari lingkungan Mapolres Kolaka Utara.

Sebelas tahanan yang kabur tersebut diidentifikasi sebagai Ilham yang terjerat kasus pencurian kendaraan bermotor, M. Idris dan Rama Fitrah dalam kasus KDRT, serta Junaedi dalam kasus penggelapan. Selain itu, terdapat pula Nasruddin yang tersandung kasus narkotika, serta enam tahanan kasus pencurian dengan pemberatan yaitu Taslim, Irwan, Muh. Sidik, Agrifaldi, Sahrul, dan Farel.

Merespons kejadian tersebut, sekitar pukul 04.00 WITA, Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan Agung Gultom, S.I.K. bersama Wakapolres segera tiba di lokasi kejadian dan langsung memimpin apel luar biasa terhadap seluruh personel. Usai apel digelar, anggota kepolisian langsung diterjunkan ke berbagai titik untuk melakukan penyisiran dan pengejaran berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh para tahanan.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPTU Ahmad Saiful, mengonfirmasi bahwa proses pencarian hingga saat ini masih terus berlangsung secara masif di bawah komando langsung Kapolres.

“Dalam proses pengejaran, personel menemukan sisa makanan yang diduga ditinggalkan para tahanan di wilayah Katoi. Selain itu, di Desa Maruge petugas juga menemukan sebuah sepeda motor hasil pencurian yang diduga berkaitan dengan pelarian para tahanan. Temuan-temuan ini menjadi petunjuk bagi tim untuk mempersempit ruang gerak para pelaku,” ujarnya.

AIPTU Ahmad Saiful menambahkan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, menyebarkan identitas dan ciri-ciri para tahanan ke seluruh jajaran serta instansi terkait. Di samping itu, pengamanan di ruang tahanan kini diperketat sembari melakukan evaluasi mendalam terhadap petugas yang berjaga saat insiden terjadi.

Pihak Polres Kolaka Utara juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas agar segera melapor kepada pihak kepolisian terdekat jika mengetahui keberadaan para tahanan tersebut, dan mengingatkan warga untuk tidak melakukan upaya penangkapan sendiri demi keselamatan. Pengejaran terhadap 11 tahanan itu pun masih terus diintensifkan di lapangan.