Usung Brand “Segerami ke Kolut”, Dinas Pariwisata Kolaka Utara dan KCN Luncurkan Logo Baru

8Kabarkolakautara.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Dinas Pariwisata resmi menghadirkan branding pariwisata berupa logo yang bertajuk “Segerami ke Kolut”.

Identitas visual yang dirancang melaui hasil kolaborasi bersama Kolut Creative Network (KCN) ini mengusung logo yang sarat akan makna filosofis, merepresentasikan keindahan alam, kekayaan komoditi, hingga potensi bahari yang dimiliki Kabupaten Kolaka Utara.

Secara etimologi dan filosofi, kata “Segerami” merupakan kalimat ajakan yang penulisan dan pelafalannya menggunakan dialek khas masyarakat Kolaka Utara secara khusus dan masyarakat Sulawesi Tenggara secara umum. Pada bagian logo, tipografi tulisan “KOLUT” dibuat dengan huruf yang tebal dan menyatu, melambangkan kekuatan, persatuan masyarakat, serta stabilitas daerah yang kokoh.

Setiap elemen huruf dalam logo tersebut menyimpan gambaran identitas daerah yang mendalam. Lingkaran pada huruf “K” melambangkan matahari sebagai simbol semangat baru, energi yang tak habis, dan optimisme masa depan. Pada bagian atas logo, puncaknya dihiasi oleh ilustrasi gunung yang merepresentasikan Gunung Mekongga sebagai “Atap Sulawesi Tenggara”. Keberadaan Gunung Mekongga ini melambangkan titik tertinggi secara geografis, kemegahan alam, sekaligus visi daerah untuk terus tumbuh mendaki menuju kemajuan.

Selain kekayaan alam pegunungan, logo ini juga menyoroti potensi ekonomi dan bawah laut Kolaka Utara. Di dalam huruf “L”, terdapat elemen kakao, cengkeh, pala, serta merica yang menegaskan bahwa Kolaka Utara kaya akan komoditi alam sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Sementara itu, elemen karang dan biota laut di bagian huruf “U” menegaskan keberadaan surga tersembunyi di bawah laut Kolaka Utara, disusul elemen pohon kelapa pada huruf “T” yang menggambarkan melimpahnya komoditi kelapa di hampir seluruh wilayah daerah tersebut.

Keharmonisan logo ini makin diperkuat dengan penggunaan warna dominan Hijau Tosca (turquoise). Pemilihan warna ini melambangkan ketenangan dan kedamaian agar masyarakat Kolaka Utara yang beragam selalu hidup damai dan tentram. Warna ini juga mencerminkan keseimbangan dan stabilitas yang konsisten seiring berkembangnya daerah, serta merepresentasikan semangat yang segar dan kreatif bagi para penerus pembangunan daerah dalam memajukan Kolaka Utara.

Langkah kreatif dan inovatif dalam memperkuat sektor pariwisata ini mendapat apresiasi positif dari pihak pemerintah daerah. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka Utara, Mustabesira, menyambut baik peluncuran logo branding ini sebagai momentum positif bagi pariwisata setempat.

“Ini adalah hal yang baik, khususnya dalam konteks branding Pariwisata di Kolaka Utara,” ujar Mustabesira.

Ia juga menambahkan bahwa desain yang dihasilkan tidak hanya estetis, tetapi juga mampu merangkum seluruh potensi unggulan yang ada di Kolaka Utara secara utuh.

“Dari design juga terlihat sangat menarik dan representatif untuk menggambarkan Kolaka utara, dari wisata, komoditi, dan ada satu lagi yaitu Gunung Mekongga yang menggambarkan Atap Sultra terletak di Kabupaten Kolaka Utara,” ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya, Mustabesira menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembuatan logo tersebut, khususnya wadah kreatif pemuda setempat.

“Kami mengapresiasi KCN yang telah berkolaborasi bersama kami dalam pembuatan logo ini, semoga ini menjadi hal baik untuk Kolaka Utara kedepannya,” tutup Mustabesira.