Pisah Sambut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan: Muhammad Idrus Pamit, Titipkan Harapan untuk Pendidikan Kolaka Utara

KABARKOLAKAUTARA.COM – Agenda Pisah Sambut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kolaka Utara digelar pada Senin (19/01/2026), sebagai tanda dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi tersebut.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, Jumarding, S.E., serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., yang juga merupakan pejabat lama Kepala Disdikbud. Estafet kepemimpinan kini resmi beralih kepada Alauddin Syah sebagai Kepala Dinas yang baru.

Dalam sambutannya, Muhammad Idrus yang telah menakhodai Disdikbud sejak akhir 2018, menitipkan harapan besar bagi kemajuan pendidikan di Bumi Patowonua. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk melahirkan terobosan baru.

“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan kepala dinas yang baru ini, kita bisa sama-sama menemukan formulasi atau inovasi-inovasi tentang pengembangan dunia pendidikan di Kolaka Utara,” ujar Muhammad Idrus.

Tak hanya soal pendidikan formal, Sekda juga mengingatkan agar sektor kebudayaan mendapat perhatian serius.

“Bukan hanya satuan pendidikan sasaran kita, tapi sektor kebudayaan juga. Contohnya tadi ada tari-tarian. Kita ada beberapa lokasi yang potensi jadi cagar budaya,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Idrus menyampaikan permohonan maaf serta pesan menyentuh kepada seluruh jajaran staf yang selama ini mendampinginya. Ia berharap silaturahmi yang telah terbangun tetap terjaga meski dirinya kini mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud yang baru, Alauddin Syah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi pendahulunya. Ia mengaku kagum dengan berbagai torehan prestasi yang telah dicapai selama masa jabatan Muhammad Idrus.

“Terima kasih yang sangat tulus untuk bapak Sekda atas dedikasi serta inovasinya selama ini. Beliau telah meletakkan pondasi yang kuat bagi kemajuan di bidang pendidikan di daerah kita ini. Olehnya itu, kita sangat berterima kasih terhadap sumbangan pikiran beliau,” ungkap Alauddin.

Meski menyadari tantangan berat di era pendidikan modern, Alauddin menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut dengan terus belajar dan berkoordinasi dengan pimpinan daerah.

“Jabatan ini adalah sebuah amanah yang besar sekaligus tantangan. Saya menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab ini tidaklah ringan dalam menghadapi dinamika pendidikan saat ini,” tutupnya.